Followers

Saturday, August 22, 2015

Tetamu Dari Malaysia

Salam,

Bila lagi kita akan menjejakkan kaki di bumi Madinah ? Yang bernasib baik, yang ada duit dan yang telah terpanggil tentunya tidak sabar sabar untuk kesana. Apa yang kita cari di sana ? Sejarahnyakah, keseronokkannyakah atau sebenarnya kita berasa tenang di Masjid Nabawi....


Teringat saya kata kata lelaki arab di pagi itu " Malaysia Bagus" .....Dia mengenali jemaah Malaysia sebagai tetamu yang terbaik. Kita berjalan beramai ramai, beramah mesra, tidak bertengkar, berpakaian sopan. Tidak berkira sangat dalam soal pembayaran, rengan tangan bersedekah. Itulah jemaah Malaysia...Kalau tertipu juga masih juga "cool".

Tiba tiba bahu saya ditepuk oleh seorang pemuda. Dia berbahasa arab menegur saya. Saya tidak pandai berbahasa arab hanyalah mampu tersenyum. Dari gayanya dia bertanya kepada saya bahawa saya dari mana. Saya kata " malayzia"... Agak kekok bunyinya. Dia bersama sama kawan kawannya mengilingi saya. Mungkin ada yang sangka saya dari india kerana paras rupa saya.

Setiap hari yang jalan yang saya lalui adalah jalan pasar berdekatan pintu 26. Di sanalah orang orang kita membeli buah tangan untuk dibawa pulang. Ada yang sibuk membeli tasbih, jubah, cincin, kopiah, minyak wangi namun kena pilihlah..... Kalau masuk ke dalam kedai tentu banyak yang mahal. Saya sendiri suka sangat dengan tasbih koka dan cincin yang berkilat....Harganya 70 riyal ke atas.......kalau sampai 200 riyal saya berhentilah.....dan masih boleh tawar menawar dengan berbahasa melayu...Cuma bila beli banyak banyak  macam mana nak bawa balik. Orang kita akan beli banyak banyak buah tangan untuk ahli keluarga dan sahabat handai dimana kalau terpaksa pikul ,kita pikullah....Si suami kenalah sabar dengan perangai isteri... ha ha ha..kalau boleh tambahlah beg lagi......Lagipun bukan mudah nak sampai ke sana....dalam hidup mungkin sekali..


Bila kembali ke tanah air, yang saya adalah hati saya yang masih tertinggal di sana. Saya teringatkan maqam rasul dan azan masjid nabawi. Seolah olah saya sudah terikat. Tidak hairanlah kenapa ada orang yang pergi dan tidak mahu pulang. Di sana mereka merasa tenang dari suasana kelam kabut dunia mereka. Alangkah baiknya jika kita mampu membawa keseluruhan ahli keluarga kita ke sana. 

Kepada yang kini berada di sana, doakan kami disini semuanya agar boleh ke sana lagi.....Kita ke sana mencari diri kita yang hilang di tengah kerakusan dunia. Kita ke sana bertemu rasullulah penghulu kita

Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Berbahagialah orang yang pernah melihatku dan beriman kepadaku” Nabi Shallallahu alaihi wasallam mengucapkan itu satu kali. “Berbahagialah orang yang beriman kepadaku padahal tidak pernah melihatku.”

1 comment:

IBU TIJA said...

Syukur alhamdulillah saya ucapkan kepada ALLAH karna atas kehendaknya melalui MBAH RAWA GUMPALA saya sekaran sudah bisa buka toko sendiri dan bahkan saya berencana ingin membangun hotel dan itu semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya tidak pernah menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini,atas bantuan MBAH RAWA GUMPALA yang telah memberikan nomor selama 3x putaran dan alhamdulillah itu semuanya tembus bahkan beliau juga membantu saya dengan dana ghaib dan itu juga benar benar terbukti,MBAH RAWA GUMPALA juga menawarkan minyak penarik kepada saya dan katanya minyak ini bisa digunakan untuk berbagai jenis keperluan dan baru kali ini saya temukan paranormal yang bisa dipercaya,,bagi teman teman yang ingin dibantu untuk dikasi nomor yang benar benar terbukti tembus atau dana ghaib dan kepengen ingin membeli minyak penarik silahkan hubungi MBAH RAWA GUMPALA di 085316106111 ini benar benar terbukti nyata karna saya sendiri yang sudah membuktikannya. BUKA BLOG MBAH RAWA GUMPALA