Ombak yang menggulung tinggi
kemari lagi
menelan kami, keluarga kami
melambung tinggi bersamanya isi bumi
punah musnah
Ombak itu
membawa gegaran dan hakisan
angin yang bertiup kencang
menghilangnya suara tangisan
ketawa yang semakin sepi
dibawah runtuhan
Apa lagi ada pada cinta
ketika ombak menyapa lalu
menggaris pemisah
antara hidup dan mati
Jangan kau tanya tentang kemarahan tuhanmu
pada bumimu yang kau kotori itu
dengan dosa dosamu
atau kerna kejahatan mereka
atau kerna takdirmu disitu
tsunami oh tsunami..............................................
Showing posts with label puisi 9. Show all posts
Showing posts with label puisi 9. Show all posts
Friday, October 29, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)
TUBUH YANG DURHAKA
Salam, Manusia ini kalau terlalu sangat rasa sakit, dia akan hilang sabar. Marahnya bagai tak mengenal tuhan dan mula merapu dana cakap yan...
-
Salam, 6hb disember 2019 aku terus melewati waktu pesaraanku walupun belum mencecah 60 tahun. Aku tanam anggor lagi dan meneruskan rancang...
-
Salam....... Dengan izin Allah semuanya berlansung dengan baiknya. Dapatlah saya menghadirkan diri ke majlis perjumpaan blogger walaupun say...
-
Salam, Waktu bujang dulu tinggallah bersama kawan kawan seramai 3 orang. Bila seorang dah kahwin dan berpindah maka tinggallah kami berdua...